Rabu, 17 Juni 2026

CANDI YANG BERADA DI TULUNGAGUNG

 Berdasarkan data resmi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung serta registrasi Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK), terdapat 6 candi utama peninggalan era klasik (Hindu-Buddha) yang tercatat sebagai situs cagar budaya penting di wilayah Kabupaten Tulungagung:

1. Candi Gayatri (Candi Boyolangu)

  • Lokasi: Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu.

  • Profil: Candi ini sangat ikonik karena merupakan tempat pendharmaan (persemayaman abu jenazah) Sri Rajapatni Gayatri, istri dari pendiri Majapahit (Raden Wijaya) sekaligus nenek dari Prabu Hayam Wuruk. Di situs ini terdapat arca wanita berukuran besar (Bodhisattwadewi Prajnaparamita) yang memancarkan aura keanggunan Majapahit.

  • Koordinat Maps: Maps untuk Candi Gayatri (Boyolangu).

2. Candi Dadi

  • Lokasi: Puncak perbukitan Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu (berbatasan dengan Kalidawir).

  • Profil: Candi ini sangat unik dan magis karena berdiri tegak sendirian di puncak bukit kapur tanpa memiliki tangga naik, relief, ataupun ornamen ukiran rumit. Pada tahun 2025, Candi Dadi secara resmi telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional. Di sekitarnya juga terdapat reruntuhan struktur purba lain seperti Candi Urung dan Candi Bhuto.

  • Koordinat Maps: Maps untuk Candi Dadi Tulungagung.

3. Candi Sanggrahan (Candi Cungkup)

  • Lokasi: Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu.

  • Profil: Merupakan kompleks candi bercorak Buddha peninggalan Kerajaan Majapahit yang dibangun sekitar abad ke-14. Struktur kakinya cukup luas dan tinggi, terbuat dari kombinasi batu andesit dan bata merah. Konon, tempat ini dulunya digunakan sebagai tempat peristirahatan rombongan pembawa jenazah Sri Rajapatni Gayatri sebelum didharmakan di Boyolangu.

  • Koordinat Maps: Maps untuk Candi Sanggrahan Tulungagung.

4. Candi Mirigambar

  • Lokasi: Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol.

  • Profil: Candi berbahan dasar bata merah ini sangat terkenal dengan guratan reliefnya yang sangat detail dan unik di sepanjang dindingnya. Relief tersebut menceritakan potongan-potongan legenda Angling Dharma, sebuah khazanah sastra dan kebudayaan Jawa Timur kuno.

  • Koordinat Maps: Maps untuk Candi Mirigambar.

5. Candi Penampihan (Candi Penampian)

  • Lokasi: Lereng Gunung Wilis, Desa Geger, Kecamatan Sendang.

  • Profil: Berada di kawasan pegunungan yang sejuk, Candi Penampihan merupakan candi berundak bercorak Hindu. Situs ini menyimpan rekam jejak linimasa sejarah yang sangat panjang, dibuktikan dengan keberadaan dua prasasti kuno berbeda era, yakni peninggalan abad ke-9 (era Mataram Kuno) dan abad ke-13 (era Kadiri/Singasari).

  • Koordinat Maps: Maps untuk Candi Penampihan Sendung/Sendang.

6. Candi Ampel (Candi Ngampel)

  • Lokasi: Desa Joho, Kecamatan Kalidawir (beberapa catatan menyebut perbatasan Kauman/Kalidawir, dikelola di bawah lingkup situs selatan).

  • Profil: Candi ini berukuran relatif kecil dibandingkan candi lainnya dan terbuat dari batu andesit. Letak situsnya yang berada di tengah kawasan pedesaan yang tenang memberikan nuansa spiritual dan historis yang kental bagi penelusuran sejarah peradaban Hindu di Tulungagung bagian selatan.

  • Koordinat Maps: Maps untuk Candi Ampel Tulungagung.

Keenam candi di atas dilindungi penuh oleh UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan menjadi pilar penting penyokong status kebudayaan sejarah Mataraman di bawah pengelolaan Disbudpar Tulungagung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar